Loading...
world-news

SEPUTAR KULIAH

Penghambat Skripsi Pada Mahasiswa, Apa saja ya?

Skripsi merupakan tahap akhir yang seringkali menjadi rintangan paling menantang bagi mahasiswa. Meskipun menjadi penutup perjalanan akademik yang panjang dan melelahkan, banyak mahasiswa merasa terjebak oleh berbagai penghambat yang menghambat mereka dalam menyelesaikan tugas penting ini. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi beberapa penghambat utama yang sering dihadapi oleh mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi mereka, dan mencari solusi untuk mengatasi tantangan ini agar proses penulisan skripsi menjadi lebih efisien dan kurang menakutkan.

a.    Kehilangan Motivasi

Faktor utama yang dihadapi mahasiswa adalah hilangnya motivasi, yang menyebabkan malas, kesulitan berkonsentrasi, dan sering menunda pekerjaan skripsi. Ini terjadi karena kurangnya target yang jelas dalam penyelesaian skripsi mereka. Kekurangan ini menyebabkan waktu terbuang percuma. Untuk mencegahnya, penting menetapkan target yang rinci untuk meningkatkan motivasi dalam belajar.

b.    Tidak Ada Minat Membaca

Faktor kedua adalah minat baca yang rendah. Padahal, skripsi memerlukan referensi yang beragam. Mendorong diri untuk membaca penting, meski minat rendah. Cari cara belajar yang cocok, seperti berdiskusi dengan teman dan menghilangkan gangguan saat bekerja.

c.     Lingkungan tidak mendukung

Salah satu faktor lainnya adalah lingkungan yang kurang kondusif, termasuk teman yang tidak mendukung. Penelitian oleh Anila Umriana (2019) menunjukkan bahwa sekitar 37,9% mahasiswa merasa lingkungan atau teman yang tidak mendukung menjadi hambatan dalam menyelesaikan skripsi, sedangkan 34,5% melihat faktor keluarga juga sebagai penghalang. Ini bisa berupa teman yang sering mengajak jalan, lingkungan kost yang bising, atau dukungan finansial yang kurang memadai dari keluarga. Oleh karena itu, penting memperhatikan peran teman dan faktor keluarga selama proses skripsi.

d.    Kurang Referensi

Selain itu, kurangnya referensi juga bisa menghambat mahasiswa tingkat akhir. Mereka sering kesulitan menemukan referensi yang sesuai dengan penelitian, yang menghabiskan waktu berharga. Oleh karena itu, persiapkan topik penelitian dengan baik dan cari referensi yang relevan sejak awal. Jika sulit, pertimbangkan untuk mengganti topik penelitian yang lebih familiar untuk menghindari masalah ini.

e.    Takut Bertemu Dospem

Beberapa mahasiswa juga mengalami ketakutan berlebihan terhadap dosen pembimbing mereka. Ini menyebabkan penundaan dalam bertemu dan berproses. Padahal, jika sudah mempersiapkan yang terbaik dari skripsi, tak perlu ada rasa takut. Kesalahan bisa diperbaiki dengan bimbingan dari dosen. Kadang-kadang, ketakutan itu tidak berdasar dan merugikan diri sendiri.

Baca Juga