Loading...
world-news

UNIVERSITAS AIRLANGGA - KEPERAWATAN


Akreditasi

A

Strata

S1

Perminatan

SAINTEK

Website

https://ners.unair.ac.id

Sekilas Tentang KEPERAWATAN

SEJARAH

Fakultas Keperawatan UNAIR berdiri sejak 20 Juni 2008. Fakultas ini mendidik mahasiswa untuk siap menjadi perawat profesional, baik secara keilmuan, sikap, maupun keterampilan. FKp memiliki 2 departemen dan 5 program studi yang terdiri dari 1 prodi S1, 1 prodi S2, 1 prodi S3, 1 program profesi, dan 1 program spesialis. Beberapa pengajar FKp telah masuk menjadi 210 peneliti terbaik versi Google Scholar Metrik.

Sejarah berdirinya Fakultas Keperawatan (FKp) di Universitas Airlangga diawali dengan dibukanya Program Studi Diploma IV Perawat Pendidik pada bulan November 1997 yang dikembangkan pada Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR). Landasan pendirian Program Studi tersebut didasarkan pada tuntutan masyarakat dalam meningkatkan terhadap pelayanan keperawatan profesional dan merujuk pada kebijaksanaan pengembangan tenaga kesehatan di Indonesia seperti tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN).

 Dilihat dari gambaran kedudukan FK Unair dari segi geopolitik bertanggung jawab untuk mengembangkan sumber daya manusia, khususnya keperawatan di kawasan Indonesia Timur, maka peran FK Unair sangat diperlukan. Hal ini mengingat FK Unair sebagai Fakultas terpandang dengan sumber daya manusia (tenaga medis) yang sangat memadai dan siap menunjang pelaksanaan Program Pendidikan Tinggi Keperawatan. Dengan meningkatnya tingkat pendidikan pada jenjang Strata 1 diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar pada peserta didik untuk menumbuhkan dan membina sikap serta keterampilan profesional yang diperlukan sebagai seorang “Perawat Profesional“.

 Pendirian Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) di Fakultas Kedokteran merupakan hasil upaya bersama antara Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Kesehatan dan lembaga terkait lain yang telah mengadakan lokakarya secara intensif sejak tahun 1998. Sebagai langkah selanjutnya, maka pada bulan Desember 1997 dibentuklah Kelompok Kerja Keperawatan di Konsorsium Ilmu Kesehatan FK UNAIR. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah ditunjuk oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan dari Dirjen Dikti No : 122/Dikti/Kep/1999, tanggal 7 April 1999 untuk menyelenggarakan Program Studi S1 Ilmu Keperawatan (Program Pendidikan Ners). Pada tanggal 20 Juni 2008 berdasarkan SK rektor nomor 5404/J03/OT/2008 ditetapkan bahwa PSIK FK Unair berubah status menjadi Fakultas Keperawatan.

 Pelaksanaan Pendidikan Ners mengacu pada SK. Mendiknas No. 045/U/2002; dimana kurikulum inti dapat diberikan berkisar antara 40 – 80 %. Di PSIK – FK Unair semua mata ajar pada kurikulum inti diberikan. Jumlah SKS yang diberikan mengacu pada SK. Mendiknas No. 129/U/1999; 232/U/2000 dan 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi serta beberapa surat keputusan yang berhubungan dengan Pelaksanaan Program Pendidikan Ners, serta BNSP. tentang keperawatan tahun 2006. Dimana dalam penjabarannya, institusi Penyelenggara pendidikan dapat mengembangkan Muatan pelengkap / lokal sebanyak 40 – 60% dalam kurikulum institusi.

LAB

  • Keperawatan Dasar
  • Keperawatan Lanjut

Program Studi

Selayang Pandang Program Studi Keperawatan (PS Sarjana dan PS Pendidikan Profesi Ners)

Sejarah berdirinya Program Studi Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga diawali dengan dibukanya Program Studi Diploma IV Perawat Pendidik pada bulan November 1997 yang berada dibawah  Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Landasan pendirian Program Studi tersebut didasarkan pada tuntutan kebutuhan akan peningkatan layanan keperawatan profesional dan merujuk pada kebijaksanaan pengembangan tenaga kesehatan di Indonesia pada saat itu.

Pendirian Program Studi Keperawatan merupakan hasil upaya bersama antara Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Kesehatan dan lembaga terkait lain. Sebelum pendirian PSIK atas inisiasi dari Consorcium Health Science (CHS) tokoh-tokoh keperawatan Jawa Timur membentuk Kelompok Kerja (POKJA) Keperawatan pada Bulan Desember 1997 dan selanjutnya  mengadakan lokakarya secara intensif sejak tahun 1998. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga telah ditunjuk oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan dari Dirjen Dikti No : 122/Dikti/Kep/1999, tanggal 7 April 1999 untuk menyelenggarakan Program Studi S1 Ilmu Keperawatan. Pada tanggal 20 Juni 2008 berdasarkan SK Rektor nomor 5404/J03/OT/2008 ditetapkan bahwa PSIK FK Unair berubah status menjadi Fakultas Keperawatan.

Nama  Program Studi  Ilmu Keperawatan  (PSIK) mengalami perubahan menjadi  Program Studi Pendidikan Ners berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Airlangga Nomor 9626/UN3/KR/2013 pada tanggal  28 Juni 2014 dan pada tahun 2018 dengan keputusan Rektor No 898/UN3/2018 tentang Penataan Penamaan Program Studi di Lingkungan Universitas Airlangga berubah nama menjadi Program Studi Keperawatan dengan jenjang sarjana, serta Program Studi Pendidikan Profesi Ners untuk jenjang profesi.

Kurikulum yang digunakan untuk PS Keperawatan adalah kurikulum yang telah disepati oleh Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) dan dikembangkan sesuai kebijakan Universitas Airlangga, kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), masa studi untuk tahap akademik 4 tahun dan masa studi untuk tahap profesi 1 tahun beban studi 146 sks untuk tahap akademik dan 36 sks untuk tahap profesi. Metode pembelajaan yang digunakan diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, dan metode pembelajaran lain, yang dapat secara efektif memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran. Gelar lulusan tahap akademik adalah Sarjana Keperawatan (S.Kep) dan gelar lulusan tahap profesi adalah Ners (Ns).

Kegiatan capaian pembelajaran dilakukan di Kampus dan di wahana pembelajaran klinik  dan Komunitas. Rumah Sakit yang digunakan untuk memenuhi capaian pembelajaran antara lain RS Dr. Soetomo Surabaya, RS Universitas Airlangga Surabaya, RS Jiwa Menur Surabaya, RS Haji Surabaya. Wahana Pembelajaran Komunias yang digunakan antara lain UPTD Griya Werdha Jambangan Kota Surabaya dan Puskesmas diwilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Capaian peringkat  akreditasi Program Studi Sarjana Keperawatan mendapatkan peringkat A (Sangat Baik) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0240/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2015, Program Studi Pendidikan Profesi Ners juga mendapatkan peringkat A (Sangat Baik) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0241/LAM-PTKes/Akr/Pro/XII/2015  dari LAM PT Kes, pada tahun 2017 telah tersertifikasi ASEAN University Network (AUN), dan tahun 2019  dalam proses mengajukan akreditasi Internasional ke lembaga Accreditation Agency for Degree Programs in Engineering, Informatics/Computer Science, the Natural Sciences and Mathematics (ASIIN).

 PROFIL

Program Sarjana Keperawatan adalah program pendidikan akademik dan profesi, yang terdiri dari 4 tahun pendidikan akademik dan 1 tahun pendidikan profesi.

 PROFIL LULUSAN

Profil lulusan Sarjana Keperawatan meliputi care provider, komunikator, pendidik dan promotor kesehatan, manajer, serta pemimpin dan peneliti.

VISI DAN MISI

A. Visi Program Studi

Menjadi Program Studi Pendidikan Sarjana Keperawatan yang mandiri, inovatif, terkemuka, pelopor dalam pengembangan ilmu pengetahuan tekhnologi dan praktik dalam caring keperawatan dengan keunggulan keperawatan gawat darurat dan bencana di tingkat nasional dan internasional, berlandaskan nilai etik dan moral agama.

B. Misi Program Studi

Menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi dalam lingkup nasional dan internasional berlandaskan nilai kebangsaan, etik, dan moral agama, dengan:

  1. Menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan pada jenjang akademik sesuai perkembangan IPTEK

  2. Menyelenggarakan penelitian dasar, klinik dan komunitas yang inovatif berbasis bukti untuk menunjang pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat

  3. Menyelenggarakan pengabdian dalam bidang ilmu pengetahuan dan praktik keperawatan kepada masyarakat

 TUJUAN PROGRAM STUDI

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas yang memiliki kepakaran dalam keperawatan gawat darurat dan bencana yang mampu memasuki dan/atau menciptakan lapangan kerja sendiri menjadi perawat profesional 

  2. Menghasilkan penelitian inovatif dalam bidang keperawatan untuk menyelesaikan masalah keperawatan gawat darurat dan bencana yang dapat mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik keperawatan dalam lingkup nasional dan internasional

  3. Menghasilkan dan menerapkan pengabdian yang bermanfaat dalam memajukan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat berbasis penalaran dan karya penelitian keperawatan untuk menyelesaikan masalah keperawatan gawat darurat dan bencana

  4. Meluaskan jejaring kerjasama baik nasional maupun international untuk meningkatkan pelaksanaan tri dharma PT

 AKREDITASI

Nasional : A

Internasional : AUN. ASIIN

 KURIKULUM

Kurikulum dirancang berdasarkan kesesuaian dengan hasil belajar (LO) yang diharapkan oleh setiap program studi. Program studi LO juga mengacu pada target pencapaian pembelajaran sesuai jenjang pendidikan dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Struktur kurikulum dan komposisi mata kuliah telah disusun sesuai dengan visi dan misi Unair dan kebutuhan stakeholder. Metode pembelajaran di setiap mata kuliah menggunakan pendekatan student center learning. Hal ini mendorong siswa untuk secara mandiri mengelola kemajuan belajarnya. Proses redesain kurikulum mengacu pada Peraturan Rektor Nomor 27 Tahun 2018 tentang Pedoman Pendidikan dan PP-UNAIR-PBM-06 tentang Pedoman Tata Cara Pengendalian Kurikulum. Proses penyusunan dan redesain kurikulum melibatkan pimpinan fakultas, dewan penasihat fakultas (BPF), Koordinator Program Studi, Tim Pengembangan Kurikulum, tim kurikulum universitas, Direktorat Pendidikan Perguruan Tinggi, Badan Penjaminan Mutu (BPM), dan Pusat Inovasi Pembelajaran dan Sertifikasi (PIPS) Unair