Informasi mengenai jurusan sepi peminat Institut Teknologi Bandung (ITB) SNBT 2026 menjadi hal yang banyak dicari oleh calon mahasiswa yang ingin meningkatkan peluang diterima di perguruan tinggi bergengsi ini. Sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, ITB selalu menjadi tujuan utama ribuan peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) setiap tahunnya. Tingginya reputasi akademik membuat beberapa program studi memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat karena jumlah pendaftar jauh melampaui daya tampung. Namun, tidak semua jurusan memiliki tingkat kompetisi yang sama. Beberapa program studi justru memiliki jumlah peminat yang lebih sedikit sehingga peluang diterima menjadi lebih besar. Oleh karena itu, mengetahui daftar jurusan sepi peminat ITB dapat menjadi strategi penting bagi calon mahasiswa dalam menentukan pilihan program studi.
Penentuan jurusan sepi peminat ITB SNBT 2026 dalam pembahasan ini mengacu pada data keketatan penerimaan mahasiswa tahun 2025 sebagai referensi terbaru yang tersedia. Keketatan dihitung berdasarkan perbandingan antara jumlah pendaftar dan daya tampung pada masing-masing program studi. Jurusan yang masuk kategori sepi peminat adalah program studi dengan tingkat keketatan paling tidak ketat atau memiliki persentase peluang diterima yang lebih besar dibandingkan jurusan lainnya. Artinya, semakin besar persentase peluang masuk suatu jurusan, maka tingkat persaingan pada program studi tersebut relatif lebih rendah.
Ket : Untuk Jurusan/Prodi yang tidak ada keketatan berarti prodi tersebut baru buka melalui SNBT di tahun ini atau data tahun lalu tidak ditemukan.
| NO | Kode | Prodi | Jenjang | Daya Tampung 2026 | Daya Tampung 2025 | Peminat 2025 | Keketatan |
| 1 | 13321036 | ARSITEKTUR | Sarjana | 28 | - | - | - |
| 2 | 13321037 | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA | Sarjana | 35 | - | - | - |
| 3 | 13321038 | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA - KAMPUS CIREBON | Sarjana | 30 | - | - | - |
| 4 | 13321020 | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM - IPA (FMIPA-IPA) | Sarjana | 98 | 138 | 901 | 15,32% |
| 5 | 13321025 | FAKULTAS SENIRUPA DAN DESAIN - KAMPUS CIREBON (FSRD-C) | Sarjana | 51 | 42 | 369 | 11,38% |
| 6 | 13321019 | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM - MATEMATIKA (FMIPA-M) | Sarjana | 60 | 67 | 609 | 11,00% |
| 7 | 13321006 | SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI - SAINS (SITH-S) | Sarjana | 42 | 45 | 413 | 10,90% |
| 8 | 13321012 | SEKOLAH ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI - REKAYASA (SITH-R) | Sarjana | 75 | 72 | 788 | 9,14% |
| 9 | 13321028 | FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI - SISTEM DAN PROSES (FTI-SP) | Sarjana | 105 | 128 | 1485 | 8,62% |
| 10 | 13321018 | FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN - KAMPUS CIREBON (FITB-C) | Sarjana | 30 | 26 | 373 | 6,97% |
Mengetahui daftar jurusan sepi peminat Institut Teknologi Bandung (ITB) SNBT 2026 dapat menjadi strategi cerdas bagi calon mahasiswa yang ingin meningkatkan peluang lolos seleksi masuk perguruan tinggi favorit. Persaingan masuk ITB melalui jalur SNBT memang dikenal sangat ketat karena kampus ini memiliki reputasi akademik yang kuat serta menjadi salah satu pusat pendidikan terbaik di Indonesia. Banyak peserta SNBT biasanya memilih jurusan populer seperti teknik, informatika, atau manajemen karena dianggap memiliki prospek karier yang luas. Akibatnya, tingkat keketatan pada jurusan-jurusan tersebut menjadi sangat tinggi karena jumlah pendaftar jauh lebih besar dibandingkan daya tampung yang tersedia.
Di sisi lain, terdapat beberapa jurusan sepi peminat ITB yang memiliki tingkat persaingan lebih rendah. Program studi dengan peminat lebih sedikit biasanya memiliki rasio pendaftar yang lebih kecil sehingga peluang diterima menjadi lebih besar. Bagi calon mahasiswa yang ingin menyusun strategi masuk ITB secara lebih efektif, memahami daftar jurusan dengan tingkat keketatan lebih longgar dapat menjadi langkah yang sangat membantu.
Data yang digunakan dalam pembahasan mengenai jurusan sepi peminat ITB SNBT 2026 mengacu pada keketatan penerimaan mahasiswa tahun 2025. Data tersebut memberikan gambaran mengenai perbandingan jumlah pendaftar dengan daya tampung pada setiap program studi. Dalam menentukan kategori jurusan sepi peminat, fokus utama diberikan pada program studi dengan tingkat keketatan paling tidak ketat atau memiliki persentase peluang diterima yang lebih besar dibandingkan jurusan lainnya. Semakin besar persentase peluang diterima pada suatu jurusan, maka semakin rendah tingkat kompetisi yang harus dihadapi oleh peserta SNBT.
Meskipun disebut sebagai jurusan sepi peminat, hal tersebut tidak berarti kualitas program studi tersebut lebih rendah. Semua jurusan di ITB memiliki standar pendidikan yang tinggi serta didukung oleh fasilitas pembelajaran dan penelitian yang berkualitas. Bahkan, beberapa jurusan yang memiliki peminat lebih sedikit justru menawarkan bidang keilmuan yang sangat spesifik dan memiliki kebutuhan tenaga ahli yang tinggi di masa depan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin lolos seleksi SNBT ITB 2026, memahami data keketatan dan peluang masuk setiap program studi merupakan langkah penting dalam menentukan strategi pemilihan jurusan. Selain mempertimbangkan peluang diterima, penting juga untuk menyesuaikan pilihan jurusan dengan minat, kemampuan akademik, serta rencana karier jangka panjang. Dengan memanfaatkan informasi mengenai jurusan sepi peminat ITB SNBT 2026 berdasarkan data keketatan tahun sebelumnya, calon mahasiswa dapat membuat keputusan yang lebih matang dan meningkatkan peluang untuk menjadi bagian dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
MASUK PTN